Kabupaten Serang masih berjuang melawan genangan air. Menurut data terbaru dari BPBD setempat, per Selasa kemarin, tiga kecamatan masih terendam banjir. Akibatnya, ratusan warga terpaksa mengungsi tepatnya 201 kepala keluarga atau sekitar 871 jiwa.
Wilayah yang masih terdampak itu meliputi Carenang, Binuang, dan Tanara. Kabar baiknya, daerah lain yang sebelumnya kebanjiran mulai mengering. Situasinya pelan-pelan kembali normal.
“Sebagian warga terdampak sudah melakukan evakuasi mandiri ke rumah kerabat dan ke lokasi yang lebih aman,”
demikian penjelasan resmi BPBD Kabupaten Serang.
“Di beberapa kecamatan, pengungsi juga sudah kembali ke rumah masing-masing.”
Meski begitu, ancaman banjir belum sepenuhnya hilang. Ketinggian air di tiap lokasi ternyata cukup beragam, dan ada yang justru naik. Di Kampung Sukamaju dan Kemuludan, Tanara, airnya sekitar 15 sampai 60 sentimeter. Lain lagi ceritanya di Perumahan Grand Mekarsari, Carenang, yang genangannya bisa mencapai 5 hingga 70 cm.
Yang perlu diwaspadai, kondisi di Kecamatan Binuang justru menunjukkan tren naik. Kampung Kuranji dilaporkan mengalami kenaikan lagi, dengan air setinggi 10-40 cm. Sementara di Kampung Kawaran, tingginya sekitar 5-20 cm. Perumahan Green Harmony Warakas juga masih tergenang 10-15 cm.
Jadi, meski sebagian warga sudah pulang, waspada tetap perlu. Airnya belum surut sepenuhnya.
Artikel Terkait
Macron Kecam Serangan di Selat Hormuz yang Lukai Awak Kapal Prancis
IP Expo Indonesia 2026 Kembali Digelar, Targetkan Kemitraan Strategis di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Kekayaan Intelektual
Kenaikan Yesus Kristus 2026 Jatuh pada 14 Mei, Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama
Kapal Pesiar Belanda Terisolasi di Tanjung Verde Akibat Wabah Hantavirus, Tiga Tewas