"Hal ini terjadi berkat upaya kolaboratif yang dilakukan oleh OPD terkait seperti BPBD, Dinas SDA, Dinas Gulkarmat, Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP dan PPSU Kelurahan," jelas Yohan.
Ia merinci, mereka tak hanya mengerahkan personel, tapi juga peralatan pendukung. Pompa mobile dikerahkan untuk menyedot genangan, sementara saluran-saluran air dipastikan berfungsi normal.
"Peran dari unsur masyarakat juga dilibatkan dalam upaya ini seperti pihak RT/RW, FKDM, dan tokoh masyarakat lainnya," imbuhnya.
Meski situasi sudah membaik, kewaspadaan tetap harus dijaga. BPBD DKI mengingatkan masyarakat untuk siaga terhadap potensi banjir yang mungkin datang lagi. Jika ada keadaan darurat, hubungi saja nomor 112. Layanan itu aktif 24 jam nonstop.
Sebelumnya, banjir sempat melanda 9 RT dan satu ruas jalan. Tegal Alur, Marunda, dan Kapuk Muara adalah wilayah yang terdampak, dengan ketinggian air mencapai 10 hingga 20 sentimeter. Cukup untuk menggenangi jalan dan halaman rumah warga.
Artikel Terkait
Prabowo Buka Rakornas 2026, Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Hakim Kutip Deklarasi Kemerdekaan, Perintahkan Pembebasan Anak 5 Tahun dari Penahanan Imigrasi
Wakapolda Metro Jaya Tekankan Pelayanan Humanis ke Personel Lalu Lintas
Susi Pudjiastuti Sidak ke Kantor Seskab, Bawa Cokelat dan Candaan