"Hal ini terjadi berkat upaya kolaboratif yang dilakukan oleh OPD terkait seperti BPBD, Dinas SDA, Dinas Gulkarmat, Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP dan PPSU Kelurahan," jelas Yohan.
Ia merinci, mereka tak hanya mengerahkan personel, tapi juga peralatan pendukung. Pompa mobile dikerahkan untuk menyedot genangan, sementara saluran-saluran air dipastikan berfungsi normal.
"Peran dari unsur masyarakat juga dilibatkan dalam upaya ini seperti pihak RT/RW, FKDM, dan tokoh masyarakat lainnya," imbuhnya.
Meski situasi sudah membaik, kewaspadaan tetap harus dijaga. BPBD DKI mengingatkan masyarakat untuk siaga terhadap potensi banjir yang mungkin datang lagi. Jika ada keadaan darurat, hubungi saja nomor 112. Layanan itu aktif 24 jam nonstop.
Sebelumnya, banjir sempat melanda 9 RT dan satu ruas jalan. Tegal Alur, Marunda, dan Kapuk Muara adalah wilayah yang terdampak, dengan ketinggian air mencapai 10 hingga 20 sentimeter. Cukup untuk menggenangi jalan dan halaman rumah warga.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka