Protes pun tak terhindarkan. Warga sudah turun ke jalan menyatakan penolakan. Dan ancaman aksi lanjutan menganga, jika tuntutan mereka diabaikan begitu saja.
Fauzi menegaskan, tuntutan utama warga cuma satu: Party Station harus berhenti beroperasi.
Jadi, situasinya masih tegang. Nasib tempat hiburan itu kini tergantung pada respons pengelolanya. Warga, di sisi lain, bersikukuh dengan pendirian mereka. Tunggu saja kelanjutannya.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka