Di acara Natal Nasional 2025 yang digelar di Tennis Indoor, GBK, Senayan, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan tentang persatuan. Menurutnya, bersatu tak selalu berarti harus bergabung dengan barisan pemerintah. Ia punya contoh nyata.
“Negara kita hebat, negara kita kaya,” ujarnya di hadapan hadirin, Senin (5/1/2026).
“Dan negara kita bisa lebih makmur lagi asal pemimpin-pemimpinnya bersatu, kerja sama.”
Prabowo lantas menunjuk PDIP sebagai ilustrasi. Partai itu memilih posisi di luar pemerintahan, tapi bukan berarti menutup pintu kolaborasi. Ia bahkan secara tegas menyatakan dukungannya pada Gubernur Jakarta, Pramono Anung, yang berasal dari PDIP.
“Bersatu tidak berarti semua harus masuk pemerintah, tidak. PDIP boleh di luar, boleh tapi kerja sama,” tegasnya.
Artikel Terkait
Pemeriksaan Hellyana Rampung, Kuasa Hukum Sebut Ijazah Tak Pernah Dipersoalkan
Korsleting di Dapur Panti Wredha Manado, 17 Lansia Meninggal Dunia
Wali Kota Antusias, Jadwalkan Siswa Belajar di Tabung Harmoni Hijau Polda Riau
Indonesia Soroti Ketegangan di Yaman Selatan, Dukung Inisiatif Saudi