Begitu penjelasan resmi dari KBRI yang dirilis melalui laman Kemlu, Selasa lalu.
Di sisi lain, upaya diplomasi juga terus berjalan. Santo Darmosumarto, Duta Besar RI untuk Kamboja, bertemu langsung dengan pimpinan kepolisian setempat, Letnan Jenderal Chuon Narin, pada Senin (26/1). Dalam pertemuan itu, Dubes Santo menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kamboja, terutama soal penyediaan tempat penampungan sementara dan peningkatan pengamanan di sekitar KBRI.
Letjen Narin sendiri berharap semua WNI yang baru keluar dari lingkaran sindikat penipuan itu bisa segera pulang. Namun begitu, ia juga menyampaikan kekhawatirannya. Polisi Phnom Penh akan memantau kondisi keamanan para WNI, sekaligus mengingatkan potensi risiko kesehatan mengingat padatnya jumlah orang di lokasi penampungan.
Jadi, proses pemulangan ini masih akan berlanjut. Semuanya butuh koordinasi yang ketat, baik dari sisi hukum, imigrasi, hingga hal-hal teknis seperti tiket dan dokumen.
Artikel Terkait
Pasien Singapura Divonis Penjara Usai Melecehkan Perawat di Kamar Mandi Rumah Sakit
Dari Davos ke Bali: Indonesia Ambil Alih Komando Ekonomi Biru Global
Kota Tua Jakarta Disiapkan untuk Adegan Ledakan Film Korea yang Dibintangi Don Lee dan Lisa BLACKPINK
Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan Saat Evakuasi Bangkai Kapal di Selat Bali