Trump Klaim Hamas Siap Serahkan Senjata, Puji Peran dalam Pengembalian Jenazah Sandera

- Jumat, 30 Januari 2026 | 15:20 WIB
Trump Klaim Hamas Siap Serahkan Senjata, Puji Peran dalam Pengembalian Jenazah Sandera

Dalam rapat kabinet di Gedung Putih, Kamis lalu, Presiden Donald Trump membuat pernyataan mengejutkan. Ia menyebut kelompok Hamas bersedia menyerahkan persenjataan mereka. Ini bagian dari kesepakatan gencatan senjata di Gaza yang masih terasa rapuh.

Kalau benar Hamas mau melucuti senjata, tentu ini langkah besar. Tapi, ya, kita lihat saja. Sampai berita ini diturunkan, Hamas sendiri belum mengonfirmasi apa-apa soal rencana perlucutan itu.

"Banyak orang bilang mereka takkan pernah lakukan ini. Tapi sepertinya, mereka akan melucuti senjata," kata Trump di hadapan para anggota kabinet.

Ucapannya itu dilaporkan oleh AFP, Jumat (30/1/2026).

Di sisi lain, Trump justru memuji kerja sama dengan kelompok yang oleh AS sendiri digolongkan sebagai teroris itu. Pujiannya terkait pengembalian jenazah Ran Gvilli, sandera terakhir Israel yang tewas di Gaza.

"Mereka membantu kita mengembalikan jenazah-jenazah itu. Keluarga sandera sangat berterima kasih," ujarnya.

Dalam rapat itu, Trump meminta laporan langsung dari utusan khususnya untuk Timur Tengah, Steve Witkoff. Witkoff duduk di samping ruang rapat, sementara anggota kabinet dan awak media menyimak perkembangan terbaru situasi yang rumit ini.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler