MURIANETWORK.COM - Polisi berhasil membongkar sebuah gudang penyimpanan motor curian yang disamarkan sebagai lapak besi tua di kawasan Jalan Raya Narogong, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Penggerebekan ini berhasil mengamankan lima unit sepeda motor yang diduga hasil kejahatan, menyusul kecurigaan terhadap seorang pria yang membawa kendaraan dalam kondisi mencurigakan.
Kecurigaan Bermula dari Pria dengan Motor Kunci Jebol
Operasi pengungkapan ini berawal dari kewaspadaan anggota di lapangan. Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, menjelaskan bahwa tim operasionalnya mulai menaruh curiga saat melihat seorang pria membawa sepeda motor dalam keadaan kunci rusak atau kunci jebol. Perilaku pria tersebut memicu insting penyidik untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Tim opsnal Polsek Cileungsi mengungkap sebuah gudang yang diduga menjadi tempat penyimpanan sepeda motor hasil curian,” tutur Edison, Senin (16/2/2026).
Kamuflase Gudang sebagai Lapak Besi Tua
Penyamaran yang dilakukan pelaku terbilang cukup cermat. Gudang yang sebenarnya berfungsi sebagai tempat transit motor curian itu didesain agar dari luar tampak seperti usaha perdagangan besi bekas yang biasa. Rupanya, kamuflase ini tidak cukup untuk mengelabui mata polisi yang sudah telanjur waspada.
“Dari luar, gudang itu tampak seperti tempat jual beli besi tua,” jelasnya.
Lima Unit Motor Diamankan sebagai Barang Bukti
Setelah melakukan pemeriksaan mendalam, petugas berhasil menemukan barang bukti. Di balik terpal biru yang menutupi, tersimpan lima unit sepeda motor dalam kondisi kunci rusak. Temuan ini semakin menguatkan dugaan bahwa kendaraan-kendaraan tersebut berasal dari aksi pencurian.
“Petugas menemukan lima unit sepeda motor yang disembunyikan di balik terpal biru. Seluruh kendaraan dalam kondisi kunci rusak dan diduga hasil pencurian,” beber Kapolsek.
Kelima motor itu pun langsung diamankan dan dibawa ke Mapolsek untuk proses lebih lanjut. Langkah ini penting tidak hanya untuk kepentingan penyidikan, tetapi juga untuk menelusuri kembali pemilik sah dari setiap kendaraan.
Penyelidikan Masih Berlanjut
Meski telah berhasil mengamankan barang bukti, pekerjaan penyidik belum usai. Fokus saat ini adalah mengungkap jaringan di balik operasi ini, mulai dari pemilik gudang hingga para pelaku pencurian di lapangan.
“Hingga kini, polisi masih menyelidiki pemilik gudang dan memburu pelaku pencurian atau eksekutor di lapangan. Kasus ini masih dalam pengembangan,” pungkas Kompol Edison.
Pengembangan kasus ini menunjukkan komitmen aparat untuk tidak hanya menangkap barang bukti, tetapi juga membongkar seluruh rantai kejahatan yang mungkin terlibat, guna memberikan efek jera.
Artikel Terkait
Ketua MPR Tinjau Langsung Dampak Tanah Bergerak di Tegal, 104 Rumah Rusak
Gerindra Bersihkan Sampah di Dermaga Penyeberangan ke Pulau Merak Besar
Presiden Prabowo Terbang ke AS untuk Pertemuan Bilateral dengan Donald Trump
Israel Sahkan Pendaftaran Tanah Tepi Barat sebagai Milik Negara, Hamas dan Otoritas Palestina Kecam