Di tengah gemuruh berita soal mundurnya sejumlah petinggi Otoritas Jasa Keuangan, PDIP akhirnya angkat bicara. Partai ini melihat langkah pengunduran diri itu sebagai sebuah bentuk tanggung jawab moral. Menurut mereka, di saat dinamika sedang berlangsung, sikap seperti itu patut diapresiasi.
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menyampaikan pandangannya dari kantor DPP di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu lalu.
"Kalau ada pejabat yang menunjukkan tanggung jawab moralnya, kami memandang itu sebagai keteladanan baru. Seorang pemimpin itu ya harus berani bertanggung jawab," ujar Hasto.
Namun begitu, dia langsung menekankan poin yang jauh lebih krusial. Menurutnya, yang paling penting sekarang adalah menjaga stabilitas keuangan nasional. Jangan sampai gejolak di sektor itu merembet dan mengganggu sektor riil, yang ujung-ujungnya bakal berdampak pada kehidupan sehari-hari rakyat.
Untuk itu, Hasto mendorong agar koordinasi antara otoritas moneter dan fiskal diperkuat. Kerja sama itu dinilai kunci.
"Otoritas moneter, fiskal, dan sektor riil harus kompak. Mereka perlu memastikan persoalan di pasar modal dan sektor keuangan tidak sampai mengganggu roda perekonomian nyata. Kepentingan rakyat dan negara harus jadi yang utama," tegasnya.
Artikel Terkait
Jepang Pertimbangkan Izin Kapal Asing untuk Angkut Cadangan Minyak
Skema One Way Trans Jawa Efektif Lancarkan Arus Mudik Lebaran 2026
Dermaga Pelabuhan Merak Padat Pemudik, Petugas Siaga Antisipasi Macet Total
Dua Pasangan Ganda Putra Indonesia Lolos ke 16 Besar Orleans Masters