Bali Siapkan Panggung Global untuk Ekonomi Biru di 2026

- Jumat, 30 Januari 2026 | 17:10 WIB
Bali Siapkan Panggung Global untuk Ekonomi Biru di 2026

Di sisi lain, pertemuan CSA ke-30 lebih fokus pada upaya menjaga populasi tuna. Pertemuan ini jadi ajang penting sebelum sidang Technical Committee on Allocation Criteria (TCAC) di Perth, Australia, awal Februari nanti. Hadir di sana perwakilan negara-negara pantai dan organisasi yang tergabung dalam Komisi Tuna Samudra Hindia (IOTC).

Dukungan pun mulai mengalir. Salah satunya dari John Burton, peserta pertemuan CSA yang juga pendiri The Sustainable Fisheries and Communities Trust (SFACT).

“Pelaksanaan OIS adalah sinyal kepemimpinan Indonesia di sektor kelautan dan perikanan. Saya baru tau tentang OIS setelah melihat video presentasi di WEF lalu. Saya menyatakan saya akan datang,” ungkap Burton dengan tegas.

Rencananya, OIS 2026 akan berlangsung pada 8-9 Juni mendatang dengan mengusung tema "Unlocking The Potential of the Blue Economy". Indonesia sebagai tuan rumah tak sendirian; mereka mendapat sokongan dari World Economic Forum serta Ocean X, sebuah organisasi nirlaba yang fokus pada riset dan teknologi kelautan.

Intinya, melalui summit perdana ini, pemerintah berupaya mendorong terobosan dalam pemanfaatan sumber daya laut. Tujuannya jelas: mendongkrak ekonomi dan ketahanan pangan, tapi dengan tetap menjaga kelestarian ekosistem laut itu sendiri. Sebuah jalan berkelanjutan yang memang tak mudah, tapi penting untuk segera ditempuh.


Halaman:

Komentar