Golkar Tolak Usulan Penghapusan Parliamentary Threshold

- Jumat, 30 Januari 2026 | 15:35 WIB
Golkar Tolak Usulan Penghapusan Parliamentary Threshold

Dia juga menyinggung soal suara pemilih yang mungkin terbuang karena aturan ini. Tapi bagi Doli, angka yang selama ini terjadi masih dalam batas toleransi. "Beberapa kali pemilu di Indonesia, angkanya masih masuk batas itu sebetulnya," ujarnya.

Alasannya? Stabilitas politik. "Kita menginginkan situasi politik yang stabil agar program-program pemerintah bisa dijalankan," tambah Doli.

Di sisi lain, politikus ini justru melihat ambang batas parlemen sebagai alat penguatan. Bahkan, idenya lebih jauh lagi. Dia mengusulkan agar parliamentary threshold tidak hanya berlaku untuk DPR RI, tapi juga merambah hingga ke tingkat DPRD kabupaten dan kota.

"Saya termasuk yang mengusulkan itu. Tujuannya jelas, untuk penguatan pelembagaan partai politik," ucap Doli.

"Kalau nanti jumlah partai terlalu banyak, ya repot juga. Ini bagian dari upaya memperkuat partai-partai politik kita."


Halaman:

Komentar