Krisis air bersih di RSUP M. Djamil Padang sempat mengancam layanan medis. Bayangkan, rumah sakit rujukan utama untuk wilayah tengah Sumatera itu bisa terancam berhenti beroperasi hanya karena persoalan air. Untungnya, situasi genting ini langsung mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.
Merespons hal itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade bersama Menteri PU Dody Hanggodo akhirnya meresmikan dimulainya pengeboran sumur bor di lokasi rumah sakit. Acara peresmian itu sendiri dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, mulai dari Gubernur Sumbar Mahyeldi, Wali Kota Padang Fadly Amran, hingga jajaran Kementerian PU setempat. Tak ketinggalan, Direktur Medik dan Kependidikan RSUP M. Djamil, Bestari Jaka Budiman, yang saat ini menjabat Plh. Direktur Utama, juga hadir menyaksikan.
Dalam pernyataannya, Menteri Dody Hanggodo menegaskan bahwa penyediaan air bersih untuk fasilitas kesehatan adalah perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Intinya, pemerintah tidak boleh menambah beban masyarakat, apalagi di sektor vital seperti kesehatan.
“Arahan Presiden jelas, jangan sampai pemerintah justru menyulitkan masyarakat. Penyediaan air bersih, khususnya untuk rumah sakit, adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda,” tegas Dody, Jumat lalu.
Di sisi lain, Andre Rosiade membeberkan alasan di balik pembangunan sumur bor sedalam 120 meter itu. RSUP M. Djamil, menurutnya, kerap mengalami gangguan pasokan air, terutama saat bencana melanda. Padahal, rumah sakit ini punya tanggung jawab besar, melayani pasien rujukan dari Sumbar, Bengkulu, Jambi, bahkan sebagian Sumut.
“RSUP M Djamil menangani lebih dari 20 operasi besar setiap hari. Kalau air terganggu, layanan medis bisa terancam. Karena itu, hari ini Pak Menteri mengakomodasi permintaan rumah sakit dengan membangun sumur bor sebagai sumber air cadangan,” papar Andre.
Nah, sumur bor ini rupanya bukan satu-satunya solusi. Andre menyebut Kementerian PU juga akan menyiapkan pendukung lain, seperti tangki reservoir, sistem pompa, hingga pembangkit listrik tenaga surya. Tujuannya satu: memastikan pasokan air tetap jalan meski dalam kondisi darurat sekalipun.
Lebih jauh, politikus Gerindra ini juga menyinggung komitmen Presiden Prabowo untuk membangun kembali Sumatera Barat. Anggaran yang disiapkan tidak main-main, mencapai Rp 18,9 triliun melalui Kementerian PU.
“Ini bukan janji kosong. Anggaran hampir Rp 19 triliun disiapkan untuk membangun kembali Sumatera Barat. Ini bukti keseriusan dan keberpihakan Presiden kepada masyarakat Sumatera Barat,” tuturnya.
Sebelum sumur bor dibangun, Andre sebenarnya sudah membantu dengan memastikan pasokan air darurat. Ia meminta Kementerian PU mengantarkan 27 tangki air per hari ke rumah sakit itu. Upaya itu berjalan hingga kini.
Gubernur Mahyeldi pun menyambut baik langkah cepat pemerintah pusat ini. Ia mengapresiasi Kementerian PU yang turun langsung menangani persoalan infrastruktur pascabencana.
“Kebutuhan air di RSUP M Djamil sangat substansial. Dengan sumur bor ini, kami berharap kebutuhan harian rumah sakit bisa terpenuhi dan layanan kesehatan masyarakat tetap berjalan optimal,” ucap Mahyeldi.
Sementara itu, dari sisi rumah sakit, Bestari Jaka Budiman mengungkapkan betapa krusialnya air bagi operasional sehari-hari. Kebutuhannya mencapai 1.600 meter kubik per hari. Air itu dipakai untuk segala hal, mulai dari kamar operasi, laboratorium, hingga layanan cuci darah atau hemodialisa.
“Kalau air terputus, layanan cuci darah tidak bisa dilakukan. Jadi pembangunan sumur bor ini sangat vital, bukan hanya untuk kondisi bencana, tetapi juga untuk operasional harian rumah sakit,” ungkap Jaka.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas pasokan air yang selama ini dijaga oleh Kementerian PU.
Dengan dimulainya pengeboran ini, harapannya jelas: RSUP M. Djamil punya sistem pasokan air yang jauh lebih aman dan berkelanjutan. Risiko terganggunya layanan medis akibat krisis air pun diharapkan bisa ditekan seminimal mungkin.
“Terima kasih kepada Pak Andre Rosiade, Pak Menteri PU yang telah menghadirkan sumur bor di M Djamil,” tutup Jaka.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi