"Tapi tentu kita tidak menghilangkan hadiah utama lainnya seperti umrah yang kita berikan pada 2025," tambah Berly.
Program pengundian ini rencananya bakal disosialisasikan mulai April. Yang menarik, wajib pajak dengan masa laku pajak mulai Januari 2026 pun sudah otomatis terdaftar untuk ikut serta. Jadi, semakin awal bayar, semakin lama kesempatannya.
Harapannya jelas. Berly berharap langkah ini bisa mengubah pola pikir masyarakat. Selama ini kan banyak yang sengaja nunggu program pembebasan denda. Mindset itu yang ingin diubah.
"Metode ini untuk mengubah mindset dari yang semula kita lebih memberikan keringanan kepada penunda pajak. Tahun ini kita ubah dari program pembebasan denda pajak menjadi program pengundian atau pemberian penghargaan," pungkasnya.
Jadi, intinya, era menunggu keringanan pajak tampaknya sudah usai. Sekarang giliran mereka yang taat yang dapat perhatian lebih.
Artikel Terkait
Dinamika Keraton Solo: PN Solo Kabulkan Ganti Nama, Mangkubumi Fokus Revitalisasi
Trump Pertimbangkan Serangan Terarah untuk Dukung Demonstran Iran
Krisis Air Ancam RSUP M. Djamil, Pemerintah Gerak Cepat Bor Sumur Cadangan
Bupati Bogor Ungkap Kendala Perbaikan Jalan di Tengah Hujan