Ia pun menyadari bahwa kebijakannya tak mungkin bisa memuaskan semua orang. Selalu ada yang kecewa, selalu ada yang protes. Dan itu, katanya, justru bagian dari proses.
“Jadi kepala daerah itu harus siap dicaci dan dimaki,” tegas Andra.
“Semakin banyak kita dikritik dan diberi saran, itu tandanya harapan telah dititipkan kepada kita.”
Di sisi lain, ia tak lupa menyampaikan apresiasi. Andra berterima kasih pada para akademisi Untirta yang telah menyumbangkan pemikiran dan masukan independen.
“Oleh karena itu, saya ucapkan terima kasih atas masukan dan saran dari Bapak dan Ibu yang hadir di sini,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Saksi Ungkap Tekanan untuk Serahkan Rp 2 Miliar dalam Kasus Korupsi Izin TKA
Korlantas Resmikan Fasilitas Baru di Tol Cipularang, Restorative Justice Jadi Fokus
Dukungan Agum Gumelar Perkuat Sikap Polri: Tetap Langsung di Bawah Presiden
Porsche Cayenne Hitam Pakai Plat Dinas Kemhan Ternyata Aspal