"Hal tersebut sama persis dengan pernyataan Pak Prabowo yang dengan tegas dan jelas menginginkan posisi Polri yang ideal adalah di bawah Presiden langsung. Sudah sesuai dengan pernyataan Pak Prabowo 18 September 2023 yang sangat tegas, jelas dan detail menginginkan posisi Polri di bawah Presiden langsung," paparnya.
Kapolri Tegaskan Posisi Ideal Polri
Sebelumnya, Kapolri sendiri memang sudah bersuara lantang menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian. Jenderal Sigit berpendapat, ide semacam itu justru akan melemahkan institusinya dan bahkan Presiden.
"Mohon maaf Bapak-bapak, Ibu-ibu sekalian, kami tentunya institusi Polri menolak kalau sampai ada usulan Polri berada di bawah kementerian khusus," kata Sigit.
Bagi dia, posisi saat ini langsung di bawah Presiden adalah yang paling ideal. Posisi ini memungkinkan Polri menjadi alat negara yang efektif melayani masyarakat. Selain itu, struktur komando yang langsung ini membantu Presiden dalam menjalankan tugasnya.
Menempatkan Polri di bawah kementerian khusus justru berpotensi menciptakan 'matahari kembar'. Situasi itu bisa memunculkan dualisme komando yang berbelit.
"Di satu sisi kita betul-betul bisa berada langsung di bawah Bapak Presiden sehingga pada saat Presiden membutuhkan kami, maka kami bisa bergerak tanpa harus ada kementerian... Ini menimbulkan potensi 'matahari kembar' menurut saya," jelas Jenderal Sigit.
Artikel Terkait
53 Korban Longsor Cisarua Dievakuasi, 27 Orang Masih Hilang
Rektor Unilak Dukung Penuh Polri Tetap di Bawah Presiden
Daan Mogot Lumpuh Lagi, Genangan 30 Cm Picu Antrean 5,5 Km
Mobil Hangus Terbakar di Lapangan Parkir Citeureup Diduga Akibat Korsleting