Biaya Pengobatan Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Ditanggung Negara, Kata Mensos Gus Ipul

- Sabtu, 08 November 2025 | 15:50 WIB
Biaya Pengobatan Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Ditanggung Negara, Kata Mensos Gus Ipul
Mensos Gus Ipul Pastikan Biaya Pengobatan Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Ditanggung Negara

Mensos Gus Ipul Pastikan Biaya Pengobatan Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Ditanggung Negara

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul telah mengunjungi para korban ledakan di SMAN 72 Jakarta yang sedang menjalani perawatan di RS Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada hari Sabtu (8/11).

Dalam kunjungannya tersebut, Gus Ipul menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan dukungan penuh kepada para korban dan keluarga mereka. Dukungan ini mencakup seluruh aspek, mulai dari perawatan medis, rehabilitasi, hingga program pemberdayaan lanjutan.

"Kami memberikan dukungan yang dibutuhkan, termasuk perawatan maupun nanti rehabilitasi, dan selanjutnya pemberdayaan," ujar Gus Ipul.

Mensos juga menyampaikan kabar baik bahwa sebagian besar kondisi korban ledakan SMAN 72 Jakarta dilaporkan sudah stabil. Ia menyatakan telah melakukan dialog langsung dengan para pasien dan orang tua mereka.

"Alhamdulillah, kami bisa mendengarkan apa yang mereka ceritakan dengan baik dan mereka optimistis untuk segera sehat karena mendapat penanganan yang baik," tambahnya di lokasi.

Poin penting yang ditegaskan oleh Gus Ipul adalah jaminan bahwa seluruh biaya pengobatan dan perawatan korban akan ditanggung sepenuhnya oleh negara.

"Gratis pastinya. Nanti akan kami koordinasikan dengan Pemprov DKI siapa yang akan bayar," jelas Gus Ipul dengan tegas.

Lebih lanjut, Kementerian Sosial akan terus memberikan pendampingan pasca masa perawatan rumah sakit. Salah satu bentuk perhatian tersebut adalah program trauma healing untuk memulihkan kondisi psikologis korban.

"Salah satunya ialah trauma healing yang dibutuhkan oleh korban. Kami dengan pendamping di sini akan melakukan asesmen dan memberikan dukungan untuk yang memerlukan," pungkas Mensos Gus Ipul.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar