Drama Injury Time Selamatkan MU di Kandang West Ham
Laga di London Stadium Sabtu malam itu benar-benar bikin deg-degan. Manchester United nyaris pulang dengan tangan hampa, tapi Benjamin Sesko punya cerita lain. Di detik-detik paling genting, striker muda itu menyodorkan secercah harapan dengan gol penyeimbang yang membuat skor akhir menjadi 1-1.
Pertandingan sendiri berjalan alot. Sejak awal, kedua tim tampak saling mengukur. MU lebih banyak memegang bola, ya, tapi serangan mereka kerap mentok di depan kotak penalti West Ham. Sementara tuan rumah, dengan strategi khas David Moyes, tampak nyaman bertahan dan menunggu peluang serangan balik.
Kebuntuan Terpecah, Suasana Memanas
Babak pertama berakhir tanpa gol. Namun, baru lima menit babak kedua berjalan, Tomas Soucek sudah menggoyang jala gawang Andre Onana. Gol itu lahir dari situasi chaos setelah umpan Jarrod Bowen. Pertahanan Setan Merah tampak bingung, dan Soucek dengan tenang menyelesaikannya.
Gol itu seperti menyulut semangat The Hammers. Stadion bergemuruh, tekanan mereka makin menjadi. Di sisi lain, MU terpaksa keluar dari cangkangnya. Mereka menaikkan tempo, mencari celah untuk menyamakan kedudukan.
Rollercoaster Emosi Berkat VAR
Usaha mereka sempat berbuah. Casemiro berhasil menceploskan bola ke gawang Alphonse Areola. Sorak-sorai pun meledak dari bangku cadangan dan pemain MU.
Tapi, tunggu dulu.
Wasit memutuskan untuk mengecek VAR. Beberapa detik yang terasa lama itu akhirnya memutuskan: gol dianulir. Offside. Frustrasi jelas terpancar dari wajah para pemain tamu. Bruno Fernandes bahkan menerima kartu kuning karena protes berlebihan. Momentum pun seolah berpindah kembali ke West Ham.
Substitusi dan Ketegangan Menjelang Akhir
Erik ten Hag lalu melakukan gebrakan. Leny Yoro, Benjamin Sesko, dan Joshua Zirkzee dipasang untuk menyuntikkan energi baru. West Ham juga tak tinggal diam, memasukkan pemain muda seperti Scarles untuk menjaga stamina tim.
Laga masuk ke masa injury time dengan Westham masih unggul 1-0. Pertahanan mereka tampak solid, mengatasi segala umpan silang dan serangan terburu-buru dari MU. Sepertinya, tiga poin akan menjadi milik tuan rumah.
Kejutan di Detik Penutup
Namun begitu, sepak bola memang tak pernah kehabisan kejutan. Di menit ke-96, dalam sebuah serangan terakhir yang hampir putus asa, Bryan Mbeumo berhasil meloloskan umpan terobosan. Benjamin Sesko, yang baru masuk, dengan cool sekali mengontrol bola dan menaklukkan kiper.
Bungkam. Suasana stadion langsung berubah 180 derajat. Para pemain MU berhamburan merayakan, sementara pemain West Ham terpaku lesu di lapangan. Gol itu benar-benar seperti pencuri waktu mengambil satu poin yang hampir hilang.
Poin yang Terasa Berbeda
Bagi West Ham, imbang ini terasa seperti kekalahan. Mereka sudah bermain bagus dan hampir sempurna menjaga keunggulan. Disiplin mereka buyar tepat di ujung tanduk.
Sebaliknya, bagi Manchester United, satu poin ini terasa sangat berharga. Meski performa tak terlalu gemilang, semangat pantang menyerah mereka patut diacungi jempol. Tapi, ya, masalah inkonsistensi di laga tandang sepertinya masih jadi PR besar Ten Hag. Hasil ini meninggalkan rasa campur aduk: lega sekaligus penuh tanda tanya.
Artikel Terkait
Satgas Cartenz 2026 Amankan Senjata Rakitan di Rumah Kosong Yahukimo
Manchester United Hadapi Ujian Mental di London Stadium Lawan West Ham
Mentan: Kolaborasi dengan Polri Kunci Ketahanan Pangan Nasional
IHSG Menguat 1,24% ke 8.131, Analis Soroti Peluang dan Kewaspadaan