Ia melanjutkan, "Potensi daerah yang bisa diangkat, menguntungkan laba, secara otomatis nanti juga akan meningkatkan kualitas pelayanan publik."
Di sisi lain, Wiyagus tak menampik bahwa semua sistem pengawasan yang canggih sekalipun punya celah. Integritas pengelola, bagi dia, adalah kunci utama yang tak bisa ditawar. Sistem peringatan dini berbasis digital boleh saja diterapkan.
Tapi tanpa integritas, ya percuma.
"Dia akan ngakalin sistem itu," pungkasnya singkat.
Rapat penting itu dihadiri sejumlah tokoh kunci. Di antaranya Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda, Wakil Ketua Komisi II Bahtra dan Dede Yusuf, serta Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa. Turut hadir para kepala daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah se-Jawa Barat, menjadikan diskusi makin berbobot.
Artikel Terkait
Sirine Banjir Bekasi Berdentang di Tengah Malam, Ini Penjelasan Wali Kota
Komisi Yudisial Dorong Pemecatan Tiga Hakim Terkait Pelanggaran Etik Berat
Kembali Tergenang, Air di Kebon Pala Capai 90 Cm Usai Siaga Tiga Katulampa
Jokowi Hadiri Rakernas PSI, Partai Siapkan Perang Akar Rumput