Wamendagri Soroti Peran Vital BUMD, Integritas Pengelola Jadi Penentu

- Rabu, 28 Januari 2026 | 21:50 WIB
Wamendagri Soroti Peran Vital BUMD, Integritas Pengelola Jadi Penentu

Di tengah kunjungan kerjanya ke Bandung, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menekankan peran strategis Badan Usaha Milik Daerah. Menurutnya, BUMD bukan sekadar perusahaan biasa. Mereka harus jadi pionir, membuka sektor-sektor usaha yang masih sepi dari minat investor swasta.

"Kemudian, peran lainnya adalah sebagai pelaksana pelayanan publik, penyeimbang kekuatan pasar, dan pengembangan usaha kecil, menengah," ujar Wiyagus, Rabu (28/1/2026).

Ia menambahkan, "Serta tentu saja, sebagai penyumbang bagi penerimaan daerah."

Pernyataan itu disampaikan dalam Kunjungan Kerja Spesifik bersama Komisi II DPR RI, yang berlangsung di Kantor Pusat Bank BJB. Namun begitu, Wiyagus juga menyoroti sebuah kekhawatiran. Kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah atau PAD dinilainya kerap menurun. Karena itulah, pembinaan dan pengawasan yang ketat mutlak diperlukan.

Nah, terkait hal ini, Kemendagri sendiri sedang menggodok pembentukan unit kerja baru. Tugasnya spesifik: membina dan mengawasi BUMD di seluruh Indonesia. Berbagai persiapan teknis konon sudah dijalankan.

Harapannya jelas: menciptakan ekosistem BUMD yang lebih sehat dan solid. "Diharapkan sekali lagi BUMD benar-benar bisa menggerakkan ekonomi daerah," tegas Wiyagus.

Ia melanjutkan, "Potensi daerah yang bisa diangkat, menguntungkan laba, secara otomatis nanti juga akan meningkatkan kualitas pelayanan publik."

Di sisi lain, Wiyagus tak menampik bahwa semua sistem pengawasan yang canggih sekalipun punya celah. Integritas pengelola, bagi dia, adalah kunci utama yang tak bisa ditawar. Sistem peringatan dini berbasis digital boleh saja diterapkan.

Tapi tanpa integritas, ya percuma.

"Dia akan ngakalin sistem itu," pungkasnya singkat.

Rapat penting itu dihadiri sejumlah tokoh kunci. Di antaranya Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda, Wakil Ketua Komisi II Bahtra dan Dede Yusuf, serta Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa. Turut hadir para kepala daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah se-Jawa Barat, menjadikan diskusi makin berbobot.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar