Rabu (28/1) lalu, ruang kerja Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono ramai dikunjungi sejumlah kepala daerah. Mereka datang membahas satu hal: kelanjutan Program Sekolah Rakyat. Agus Jabo menegaskan, program ini adalah perintah langsung Presiden yang mengandalkan kolaborasi erat antara pusat dan daerah.
"Perintah Presiden, semua harus disinergikan dan dikolaborasikan,"
ujar Agus Jabo dalam keterangan tertulisnya.
Ia lalu membeberkan skema kerjanya. Ternyata, pembangunan fisik sekolah nantinya ditangani Kementerian PUPR. Nah, setelah gedungnya berdiri dan siap digunakan, pengelolaannya justru beralih ke Kementerian Sosial. Pembagian peran lintas kementerian ini dianggap sebagai kunci agar program berjalan mulus.
Pertemuan itu sendiri dihadiri oleh Wali Kota Baubau Yusran Fahim, Bupati Sukamara Masduki, dan Bupati Aceh Besar Muharram Idris. Masing-masing membawa perkembangan dan usulan dari wilayahnya.
Dari Baubau, misalnya. Pemerintah kota mengajukan lahan seluas 7,9 hektare yang sudah dinyatakan memenuhi syarat. Hasil pembahasan mengarahkan Kota Baubau untuk masuk dalam tahap ketiga pembangunan. Jika tak ada aral melintang, proses administrasi dan tender rencananya dimulai bulan Maret mendatang.
Artikel Terkait
FORMAS Buka Kantor di Beijing untuk Perkuat Jembatan Investasi Indonesia-China
Kapolsek Cileungsi Sikat Otak Perampok Lansia dengan Menyamar Jadi Petugas PLN
Muhammadiyah Imbau Takbir Keliling Ditiadakan di Bali Demi Hormati Nyepi
Gempa Magnitudo 3,3 Guncang Blitar Tengah Malam