Masalah seperti kekerasan yang berlebihan, sikap arogan, dan pelayanan yang lamban harus segera dihilangkan. Bagi PBNU, membersihkan institusi dari oknum bermasalah dan budaya kekerasan itu jauh lebih penting ketimbang sekadar mengutak-atik struktur.
Di sisi lain, pengawasan juga harus diperkuat. Baik yang internal maupun eksternal. Langkah ini dianggap penting agar Polri tetap berjalan sesuai prinsip negara hukum dan menghormati hak asasi manusia. Seperti ditegaskan dalam pernyataannya, ini merupakan bagian dari kewajiban menegakkan keadilan dan amanah jabatan.
Jadi, pesannya jelas: struktur biarlah seperti sekarang, tapi isinya, kultur dan kinerjanya, itu yang harus benar-benar dibenahi.
Artikel Terkait
PSI Dukung Penuh Polri Tetap di Bawah Kendlang Langsung Presiden
Jembatan Penyeberangan di Daan Mogot Bolong Lagi, Pelat Besi Raib Dicuri
Kejagung Tunjuk Tiga Plh Kajari, Pejabat Definitif Diperiksa Internal
Banjir Bandang Pemalang Tewaskan Tiga Jiwa, Ribuan Warga Mengungsi