"Kalau lahan selesai, insyaallah mulai 2027. Sekarang fokus kita menyelesaikan masalah lahannya dulu," ucap Andre.
Dukungan juga datang langsung dari Menteri PU, Dody Hanggodo. Ia mengaku telah bertemu dengan Bupati Agam, Benny Warlis, dan mendapatkan persetujuan. Bagi Dody, proyek ini krusial.
"Ini kawasan vital. Kalau flyover dibangun, dampaknya besar untuk kelancaran arus barang dan mobilitas masyarakat," kata Dody.
Di sisi lain, Gubernur Mahyeldi mengonfirmasi bahwa ia sudah 'deal' dengan Bupati Agam. Pemerintah provinsi akan berupaya maksimal membantu proses pembebasan lahan milik masyarakat.
"Kita akan maksimalkan soal pembebasan lahan masyarakat dengan Bupati Agam. Karena ini sangat bermanfaat," pungkas Mahyeldi.
Jadi, semua pihak sepertinya sedang menyelaraskan langkah. Harapannya, flyover ini bukan sekadar wacana lagi, melainkan sebuah realitas yang akan mengubah wajah transportasi di kawasan itu untuk selamanya.
Artikel Terkait
Kejagung Tunjuk Tiga Plh Kajari, Pejabat Definitif Diperiksa Internal
Banjir Bandang Pemalang Tewaskan Tiga Jiwa, Ribuan Warga Mengungsi
Polisi Tembak dan Amankan Buronan OPM Pelaku Pembunuhan Danramil Aradide
KPK Ungkap Modus Baru Korupsi: OTT Tak Lagi Sederhana