Ketegangan geopolitik ternyata tak hanya berkobar di Timur Tengah. Di wilayah yang jauh lebih dingin, Greenland, situasinya justru mulai "memanas". Menanggapi hal ini, Prancis memutuskan untuk mengerahkan aset militer terbaiknya. Kapal induk andalan mereka, Charles de Gaulle, telah berlayar meninggalkan pangkalan di Toulon menuju perairan Atlantik.
Menurut Kementerian Pertahanan Prancis, kapal tersebut berangkat pada hari Selasa.
"Kelompok udara angkatan laut telah berlayar untuk mengambil bagian dalam latihan gabungan berskala besar bernama Orion 26," begitu bunyi pernyataan resmi mereka.
Latihan ini rencananya bakal digelar selama beberapa minggu ke depan di zona Atlantik. Wilayah itu dianggap sangat strategis untuk kepentingan pertahanan Eropa. Nantinya, pasukan Prancis akan berlatih bersama sekutu dan mitra regional mereka.
Meski begitu, pernyataan resmi itu tidak menyebutkan lokasi pasti penempatan sang kapal induk. Namun begitu, sejumlah sumber yang mengetahui masalah ini membocorkan tujuannya: Atlantik Utara. Daerah itu belakangan memang jadi pusat ketegangan baru.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Perairan Sangihe Dini Hari
Kotak Hitam ATR 42-500 Berhasil Dibuka, Rekaman 2 Jam di Kokpit Terungkap
Gerindra Tuding Birokrasi Lamban Jadi Biang Kerok Krisis Air di Padang
Drama Kelarga di Mataram: Anak Tewaskan Ibu Gara-Gara Tak Diberi Uang