Menurut laporan New York Times yang dirilis Selasa lalu, Presiden Donald Trump telah menerima sejumlah analisis intelijen AS yang cukup mengejutkan. Intelijen itu menyoroti kondisi rezim Iran pasca-gelombang unjuk rasa antipemerintah yang mengguncang negara itu beberapa waktu terakhir. Intinya, rezim tersebut dinilai sedang melemah.
Bahkan, ada yang bilang posisinya sekarang ini adalah yang paling rentan dalam empat dekade terakhir. Sejak Shah Iran digulingkan lewat revolusi 1979 silam, situasinya belum pernah separah ini.
“Laporan tersebut mengisyaratkan bahwa cengkeraman pemerintah Iran terhadap kekuasaan berada pada titik terlemahnya sejak Shah digulingkan dalam revolusi tahun 1979,”
demikian bunyi laporan NYT, seperti dikutip juga oleh The Times of Israel. Beberapa sumber di AS yang memahami informasi itu mengonfirmasi hal tersebut.
Artikel Terkait
Sporting CP Balikkan Kekalahan 0-3, Lolos Dramatis ke Perempat Final Liga Champions
Menhub Prediksi Puncak Mudik Roda Dua di Pelabuhan Ciwandan 18-19 Maret
Pria Diamankan Usai Coba Mencuri di Masjid Istiqlal Saat Iktikaf
Iran Akui Ali Larijani, Pejabat Keamanan Senior, Tewas dalam Serangan Israel