Nasib Thomas Djiwandono di BI Ditentukan dalam Rapat Paripurna DPR

- Selasa, 27 Januari 2026 | 10:50 WIB
Nasib Thomas Djiwandono di BI Ditentukan dalam Rapat Paripurna DPR

Gedung Nusantara II di Senayan kembali ramai pada Selasa (27/1/2026) pagi. Di dalamnya, DPR menggelar Rapat Paripurna ke-12 untuk masa sidang III tahun 2025-2026. Agenda yang paling ditunggu? Pengambilan keputusan akhir soal hasil fit and proper test Thomas Djiwandono, atau yang akrab disapa Tommy, sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPR, Saan Mustopa. Dari pimpinan lain, hadir juga Wakil Ketua Cucun Ahmad Syamsurizal. Suasana cukup hiruk-pikuk sebelum acara dimulai, seperti biasa.

Saan kemudian membuka pertemuan dengan membacakan daftar hadir. Menurut catatan Sekretariat Jenderal, 220 anggota telah menandatangani kehadiran di awal, sementara 119 mengajukan izin. Total yang hadir di ruangan mencapai 339 orang dari 580 anggota dewan.

"Dengan demikian kuorum telah tercapai," ujar Saan.

Lalu, dengan mengucap basmalah, ia secara resmi membuka rapat. "Perkenankanlah kami selaku pimpinan dewan membuka rapat paripurna DPR RI yang ke-12... dan kami menyatakan dibuka dan terbuka untuk umum," sambungnya.

Agendanya sendiri cukup padat. Pertama, rapat akan mendengarkan laporan dari Komisi II. Laporan itu berisi hasil uji kelayakan untuk calon anggota Ombudsman RI periode 2026-2031, yang langsung akan diputuskan.

Namun begitu, perhatian banyak pihak jelas tertuju pada agenda berikutnya. Setelah itu, giliran Komisi XI yang akan menyampaikan laporan hasil fit and proper test untuk calon Deputi Gubernur BI. Thomas Djiwandono pun menunggu keputusan nasibnya di ruang sidang yang sama.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar