Pemerintah Israel akhirnya bisa menghela napas. Mereka memastikan tak ada lagi warga negaranya yang ditahan Hamas di Gaza. Kabar ini muncul bersamaan dengan desakan dari Presiden AS Donald Trump, yang kini mendesak kelompok tersebut untuk segera meletakkan senjata.
Ran Gvili, sang sandera terakhir, telah dipulangkan meski dalam kondisi tak bernyawa. Menariknya, Trump justru menyebut ada peran Hamas dalam proses penemuan jenazah itu.
Kata Trump, seperti dilaporkan Al Jazeera, Selasa lalu.
tambahnya singkat.
Namun begitu, pujian itu tak lantas membuat Trump lunak. Di sisi lain, ia justru mendorong Hamas untuk segera melucuti senjatanya. Menurutnya, langkah itu mutlak diperlukan jika perdamaian di Gaza benar-benar ingin diwujudkan.
Artikel Terkait
Wakil Ketua DPR Usulkan Makan Bergizi Gratis Diatur dalam Undang-Undang
Polri Tetap di Bawah Presiden, DPR dan Kapolri Sepakat Tolak Wacana Jadi Kementerian
Ahok Hadir di Persidangan, Kesaksiannya Dinanti untuk Urai Kasus Korupsi Rp 285 Triliun
Dua Jenderal Puncak China Dipecat, Bergulirnya Rumor Kudeta terhadap Xi Jinping