Pemerintah Israel akhirnya bisa menghela napas. Mereka memastikan tak ada lagi warga negaranya yang ditahan Hamas di Gaza. Kabar ini muncul bersamaan dengan desakan dari Presiden AS Donald Trump, yang kini mendesak kelompok tersebut untuk segera meletakkan senjata.
Ran Gvili, sang sandera terakhir, telah dipulangkan meski dalam kondisi tak bernyawa. Menariknya, Trump justru menyebut ada peran Hamas dalam proses penemuan jenazah itu.
Kata Trump, seperti dilaporkan Al Jazeera, Selasa lalu.
tambahnya singkat.
Namun begitu, pujian itu tak lantas membuat Trump lunak. Di sisi lain, ia justru mendorong Hamas untuk segera melucuti senjatanya. Menurutnya, langkah itu mutlak diperlukan jika perdamaian di Gaza benar-benar ingin diwujudkan.
Artikel Terkait
Adies Kadir: Senang Dipercaya Jadi Hakim MK, Tapi Berat Meninggalkan Rumah Kedua di Komisi III
Truk Mogok di Semanggi, Lalu Lintas Slipi Tersendat Pagi Ini
Jakarta Siaga, 200 Ekskavator Dikerahkan Hadang Banjir
Prancis Tegas: Media Sosial Dilarang untuk Anak di Bawah 15 Tahun