Malang diguncang aksi kekerasan dalam rumah tangga yang berakhir tragis. Seorang pria berinisial WS (41) nekat membacok istrinya sendiri, NK (41), di kediaman mereka di Dusun Bengkaras, Desa Madiredo, Pujon. Semua ini berawal dari rasa cemburu yang meledak.
Menurut keterangan polisi, peristiwa mengerikan itu terjadi pada Minggu (25/1) lalu. WS yang tengah memeriksa ponsel sang istri mendapati ada riwayat panggilan dari seorang pria lain. Itu sudah cukup untuk memicu amarahnya.
Tanpa pikir panjang, pelaku yang kalap langsung menuju ke dapur. Ia mengambil parang dan kemudian menyabeti istrinya dengan brutal.
“Tersangka menyabetkan senjata tersebut sebanyak lima kali yang mengenai lengan kanan, lengan kiri, hingga bagian pelipis kanan korban,”
kata Iptu M Huda Rohman, Pejabat Sementara Kasi Humas Polres Batu, seperti dilaporkan detikJatim, Selasa (27/1/2026).
Suara keributan dan teriakan korban menarik perhatian warga sekitar. Mereka pun bergegas melaporkan kejadian ini kepada perangkat desa dan polisi. Tim yang datang kemudian berhasil meringkus WS tanpa menemui perlawanan berarti.
Di lokasi kejadian, polisi menyita sejumlah barang bukti. Tak cuma parang yang digunakan, tapi juga pakaian tersangka dan korban yang penuh bercak darah. Bahkan, sebuah Buku Nikah turut diamankan.
Kasus ini kembali menyoroti betapa cemburu buta bisa berubah menjadi bencana. Sebuah hubungan rumah tangga harusnya dibangun dengan percaya, bukan dengan kecurigaan yang berujung kekerasan seperti ini.
Artikel Terkait
Menhub Pastikan Evakuasi Korban Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur Dipercepat
Empat Tewas dalam Tabrakan Kereta Api Argo Bromo dengan KRL di Bekasi Timur, Menhub Turun Langsung
Evakuasi Korban Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur Masih Berlangsung, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
Kereta Purwojaya Tertahan Lebih Dua Jam di Stasiun Jatinegara Akibat Tabrakan di Bekasi Timur