Upaya Penculikan Siswi Berujung Aksi Tabrak Lari di Sukoharjo

- Selasa, 27 Januari 2026 | 03:30 WIB
Upaya Penculikan Siswi Berujung Aksi Tabrak Lari di Sukoharjo
Artikel Ditulis Ulang

Kabupaten Sukoharjo digegerkan oleh aksi nekat seorang sopir pikap akhir pekan lalu. Mobil Daihatsu Grandmax yang dikemudikannya terlibat dalam sejumlah tabrak lari, melibatkan beberapa motor di wilayah Sukoharjo hingga Kota Solo. Ternyata, semua itu berawal dari satu niat jahat: mencoba menculik seorang remaja perempuan.

Semuanya bermula Sabtu (24/1) siang. Sopir berinisial MDA (23) ini meminjam mobil pikap milik rekan kerjanya. Dia tidak sendirian, dua orang temannya, ARM (23) dan MB (23), ikut serta dalam perjalanan itu.

Menurut sejumlah saksi, suasana tenang di Jalan Kresno, Desa Manang, tiba-tiba berubah. Saat itulah MDA melihat targetnya: seorang siswi berinisial MPS (19) yang baru pulang dari minimarket. Dengan motor, korban melintas di jalan itu.

Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Zaenudin, memaparkan kronologinya.

"Korban pulang dari minimarket dengan menggunakan motor. Sesampainya di Jalan Kresno, ada Grandmax yang berhenti dan menghalangi jalan, melintang," jelas Zaenudin, Selasa (27/1/2026).

Awalnya, MPS mungkin cuma berpikir ada mobil yang salah manuver. Tapi rasa was-was itu terbukti. Begitu dia mencoba melintas, sang sopir tiba-tiba turun. Gerakannya cepat: menghentikan motor korban dan langsung melepas kuncinya.

Kekacauan pun dimulai.

"Terduga pelaku berusaha memasukkan korban ke dalam mobil lewat pintu sebelah kiri. Korban meronta, tidak berhasil dan dicoba dimasukkan ke pintu sebelah kanan," lanjut Zaenudin menggambarkan situasi mencekam itu.

Untungnya, teriakan korban menarik perhatian warga sekitar. Mendengar jeritan dan melihat keributan, mereka segera berusaha menolong. Gagal menculik dan ketakutan, MDA serta kawan-kawannya pun kabur. Mereka melompat ke dalam Grandmax dan membanting setir.

Dalam pelarian panik itulah, sejumlah motor menjadi korban. Pikap itu nyaris tak terkendali, menabrak kendaraan di beberapa titik di Kecamatan Baki dan Kartasura, Sukoharjo, hingga merembet ke Kecamatan Laweyan di Kota Solo. Suara benturan dan teriakan memecah kesibukan jalan.

Namun aksi mereka tak berlangsung lama. Warga yang geram akhirnya berhasil mengepung dan menghentikan laju Grandmax itu. Ketiga pelaku pun diamankan dan dibawa ke Mapolsek Grogol untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sebuah aksi kriminal yang berantakan, berawal dari niat buruk dan berakhir di tangan polisi.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar