Pulih Total, Sekolah di Tiga Provinsi Sumatera Kembali Beraktivitas Penuh

- Senin, 26 Januari 2026 | 18:15 WIB
Pulih Total, Sekolah di Tiga Provinsi Sumatera Kembali Beraktivitas Penuh

Proses belajar mengajar di tiga provinsi Sumatera yang terdampak bencana akhirnya bisa kembali berjalan sepenuhnya. Kabar baik ini datang dari Muhammad Tito Karnavian, selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera. Menurutnya, aktivitas sekolah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kini sudah pulih 100 persen. Pemulihan ini tak lepas dari upaya keras pemerintah pusat dan daerah yang terus mendorong proses rehabilitasi.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak atas nama Satgas dan juga atas nama Dewan Pengarah karena kerja keras Bapak Ibu sekalian, kementerian [dan] lembaga, kemudian juga pemerintah daerah, provinsi, kabupaten, kota, serta semua non-pemerintah yang hadir juga di sana,”

ujar Tito dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/1/2026). Pernyataan itu ia sampaikan dalam sebuah rapat koordinasi di Ruang Sasana Bhakti Praja, Kantor Kemendagri, Jakarta.

Memang, berdasarkan laporan terbaru, seluruh kegiatan belajar mengajar di wilayah bencana sudah berlangsung lagi. Meski begitu, ada catatan kecil: sekitar 3 persen proses pembelajaran masih mengandalkan ruang kelas darurat. Keterbatasan sarana pascabencana menjadi penyebabnya. Tapi, hal ini tak menyurutkan semangat. Tito menegaskan, pemulihan sektor pendidikan adalah prioritas utama. Bagaimanapun, ini menyangkut masa depan dan keberlanjutan belajar anak-anak di daerah terdampak.

Di sisi lain, bukan cuma pendidikan yang mulai bangkit. Penyelenggaraan pemerintahan, termasuk di Kabupaten Aceh Tamiang, juga dilaporkan sudah normal kembali. Pemerintah daerah di semua tingkatan kini kembali menjalankan fungsi pelayanan publik untuk masyarakat.

Lalu bagaimana dengan layanan kesehatan? Kabarnya, kondisi di ketiga provinsi juga sudah stabil. Dari 87 RSUD yang terdampak, semuanya sudah beroperasi normal padahal sebelumnya sembilan di antaranya sempat berhenti total. Untuk puskesmas, dari 867 yang terdampak, tinggal dua yang masih beroperasi di lokasi sementara. Selebihnya, 865 puskesmas telah berfungsi seperti biasa.

Perkembangan signifikan juga terlihat di sektor infrastruktur dasar. Pemulihan listrik, misalnya. Di Aceh, kurang dari 1 persen wilayah yang masih dalam proses perbaikan. Sumatera Utara sudah mencapai 99 persen, sementara Sumatera Barat bahkan sudah 100 persen terang kembali. Seluruh SPBU di ketiga provinsi itu juga sudah buka dan melayani. Layanan internet pun sudah normal. Pasokan BBM dan LPG relatif stabil, suatu hal yang menurut Tito harus dijaga konsistensinya untuk mendukung aktivitas warga.


Halaman:

Komentar