Jakarta Barat jadi wilayah yang paling parah terdampak. Di sana, ada 23 RT yang terendam. Kawasan seperti Duri Kosambi, Kedaung Kali Angke, sampai Kembangan Selatan dan Utara, semuanya kebanjiran. Ketinggian airnya bervariasi, mulai dari 20 cm yang masih bisa diseberangi, sampai 90 cm yang sudah setinggi pinggang orang dewasa.
Di sisi lain, Jakarta Timur juga tak kalah parah. Sekitar 15 RT masih tergenang. Yang paling mengkhawatirkan adalah situasi di Kelurahan Bidara Cina. Menurut sejumlah saksi, air di sana bisa mencapai 130 hingga 180 sentimeter nyaris setinggi orang dewasa. Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan juga ikut terendam, terutama karena Kali Ciliwung yang meluap.
Sementara itu, di Jakarta Selatan, kondisi relatif lebih ringan meski tetap mengganggu. Lima RT di Rawajati, Pejaten Timur, dan Kebon Baru masih terendam air setinggi 60 cm. Sedangkan di Utara, dua RT di Kapuk Muara masih terendam dengan genangan sekitar 40 sampai 55 cm.
Pemandangan di sejumlah lokasi tampak suram. Warga terpaksa mengungsi atau mengangkat barang-barang mereka ke tempat yang lebih tinggi. Meski banjir adalah langganan, tapi setiap kali datang, dampaknya selalu terasa berat.
Artikel Terkait
Pemerintah Utamakan Jalan Damai untuk Selesaikan Sengketa PRT dalam RUU PPRT
Pengadilan Tolak Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Terhadap KPK
AHY Pastikan 47 Ribu Kilometer Jalan Nasional Non-Tol Siap untuk Arus Mudik Lebaran
Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Ditolak, KPK Siap Lanjutkan Proses Hukum