Genangan air di Petogogan, Kebayoran Baru, akhirnya mulai mengering. Bagi sebagian warga, kejadian seperti ini sudah bukan hal yang mengejutkan lagi. Iis, seorang warga berusia 40 tahun yang tinggal di sana sejak 2003, mengaku sudah sangat terbiasa. "Enggak kaget, kalau aku mah udah biasa," ujarnya dengan nada pasrah saat ditemui Sabtu lalu.
"Mau gimana lagi?" tambahnya.
Menurut Iis, kawasan Pulo Raya di Petogogan memang sudah seperti langganan banjir ketika hujan deras mengguyur. "Banjir mah kalau hujan juga banjir di sini, nggak cuman ini doang. Emang langganan banjir Pulo Raya, dari dulu," ceritanya.
Namun begitu, banjir kali ini terasa berbeda. Biasanya, air hanya setinggi betis atau di bawah lutut. Tapi kemarin, ketinggiannya mencapai sepinggang orang dewasa. Arusnya pun deras, membuat orang enggan untuk menerobos.
"Nggak ada yang berani lewat," imbuh Iis.
Artikel Terkait
Jet Pribadi dan Borgol: Kisah Tak Biasa Deportasi 8 Warga Palestina dari AS
Longsor di Jalur Puncak, Akses Alternatif Tertutup Material Tebing
Di Teras Warung, Ani Menatap Genangan dan Kenyataan yang Tak Pernah Surut
Siklon Luana Menjauh, Jejak Angin Kencang Masih Terasa hingga Jawa Tengah