Penyebabnya diduga kuat adalah jebolnya tanggul di sekitar Rumah Pompa Pulo Raya. Iis meyakini, kalau saja tanggul itu tidak jebol, situasinya tidak akan separah itu. "Kalau nggak jebol ya nggak segitu parahnya," tegasnya.
Di sisi lain, respons perbaikan terbilang cepat. Begitu tanggul jebol, pagi harinya langsung dikerjakan. Penyalaan pompa air juga mempercepat surutnya genangan.
"Langsung kemarin jebol, paginya langsung dikerjain semuanya. Tapi ini pompanya udah nyala, cepet," tutur Iis, menggambarkan upaya yang dilakukan.
Dia merasa, tindakan cepat itu penting untuk mencegah hal yang lebih buruk. "Kalau nggak dikerjain kan ya takutnya air naik lagi malah tambah parah lagi."
Artikel Terkait
Pesta Pernikahan Berubah Tragis, Bom Bunuh Diri Tewaskan Tujuh Orang di Pakistan
Banjir Menggenang, Omzet Bakso Keliling di Rawa Buaya Malah Melonjak
Bareskrim Geledah Kantor PT Dana Syariah Indonesia 16 Jam, Sita Dokumen Kontainer
Banjir Jakarta Surut, 59 RT Masih Terendam Air hingga 2 Meter