Hujan deras yang mengguyur Jabodetabek belakangan ini ternyata tak sepenuhnya terjadi begitu saja. Ada upaya besar di balik layar untuk meredamnya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja merilis angka yang cukup mencengangkan: operasi modifikasi cuaca atau OMC berhasil memangkas intensitas curah hujan di kawasan itu hampir 40 persen. Angkanya tepatnya 39,57%. Menurut BMKG, hasil ini menunjukkan langkah mereka cukup efektif.
Lalu, bagaimana ceritanya sampai bisa segitu? Semua dimulai sejak pertengahan Januari lalu.
Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, membeberkan detailnya. "Berdasarkan perhitungan sementara, sejak 16-22 Januari CH, hasil perbandingan antara nilai curah hujan hasil prediksi dengan aktualnya terjadi pengurangan curah hujan di wilayah Jabodetabek sebesar -39,57%," jelas Budi kepada awak media pada Sabtu (24/1/2026).
Operasi ini awalnya hanya mengandalkan dua pesawat. Satu Casa dari TNI AU dan satu Cessna Caravan, dengan markas komando atau posko berpusat di Lanud Halim Perdanakusuma.
Tapi ancaman cuaca ekstrem rupanya butuh kekuatan lebih.
"Mulai hari ini, BNPB menambah tiga armada pesawat Cessna Caravan untuk memperkuat pelaksanaan modifikasi cuaca di wilayah DKI, Banten dan Jawa Barat," ucap Budi.
Artikel Terkait
Pohon Tumbang Hantam Atap, SPBU Pramuka Raya Terpaksa Tutup Total
Jakarta Tenggelam: 90 RT Terendam, Ratusan Keluarga Mengungsi
Jenazah Pria Ditemukan Tersangkut di Sungai Gintung Usai Banjir Bandang
Meksiko Diimbangi Ancaman AS, Pasokan Minyak ke Kuba Terancam Buntu