Banjir di Jakarta Mulai Surut, 114 RT Masih Terendam

- Jumat, 23 Januari 2026 | 21:50 WIB
Banjir di Jakarta Mulai Surut, 114 RT Masih Terendam

Air mulai mengalir pelan-pelan ke saluran. Malam ini, kondisi banjir di sejumlah titik Jakarta dilaporkan mulai surut. Meski begitu, situasi belum sepenuhnya normal. Data terbaru dari BPBD DKI Jakarta per pukul 20.00 WIB mencatat, masih ada 114 RT dan 15 ruas jalan yang terendam.

Mohammad Yohan, Kapusdatin BPBD DKI, menjelaskan penyebabnya.

"Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya kemarin, Kamis, memang memicu genangan di beberapa lokasi. Saat ini kami masih menangani 114 RT dan 15 ruas jalan yang tergenang," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (23/1/2026).

Secara umum, jumlah titik banjir memang berkurang. Tapi ceritanya agak berbeda di Jakarta Barat. Justru ada penambahan: dari 48 RT yang terendam pada pukul tujuh malam, menjadi 50 RT sejam kemudian. Di sisi lain, Jakarta Selatan menunjukkan perbaikan. Genangan yang sebelumnya melanda 40 RT berhasil ditekan menjadi 31 RT dalam waktu yang sama.

Lalu, jalan mana saja yang masih terendam? BPBD menyebut ada 15 ruas. Lima titik lainnya sudah bisa dilalui lagi, seperti Jalan Pertenakan 2 di Kapuk, Jakarta Pusat, serta Jalan Rawa Indah dan Pegangsaan Dua di Jakarta Utara. Jalan Raya Cipinang Indah di Jakarta Timur dan Srengseng Raya di Jakarta Barat juga sudah mulai kering.

Nah, untuk wilayah yang masih berjuang melawan banjir, berikut rinciannya per pukul 20.00 WIB. Jakarta Barat jadi yang terbanyak, dengan 50 RT terdampak.

Di Duri Kosambi, lima RT terendam 50 hingga 120 sentimeter akibat hujan dan luapan Kali Angke. Kapuk ada tiga RT dengan genangan 50-70 cm karena curah hujan tinggi. Situasi serupa terjadi di Kedaung Kali Angke (8 RT, 50 cm) dan Rawa Buaya (8 RT, 50-120 cm).

Beberapa wilayah lain di Jakarta Barat juga tak luput. Jelambar (4 RT, 20 cm), Kedoya Selatan (4 RT, 60 cm) yang terdampak hujan dan luapan Kali Pesanggrahan, serta Kedoya Utara (7 RT, 15-80 cm). Lalu ada Sukabumi Utara (1 RT, 60 cm), Joglo (1 RT, 40 cm), Kembangan Selatan (5 RT, 25-60 cm), Kembangan Utara (3 RT, 30-60 cm), dan Meruya Selatan (1 RT, 60 cm). Sebagian besar penyebabnya adalah curah hujan tinggi, ditambah luapan kali di beberapa titik.

Malam semakin larut, dan pekerjaan pemulihan tampaknya masih akan berlanjut. Warga di lokasi terdampak diharapkan tetap waspada.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar