Tangis seorang siswi sekolah dasar di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pecah setelah ia gagal menyelesaikan Olimpiade Sains Nasional (OSN) akibat pemadaman listrik mendadak saat ujian berlangsung. Peristiwa yang terekam dalam video itu pun menyebar luas di media sosial dan memicu simpati warganet.
Siswi tersebut adalah Nadya Putrinda Paramitha, peserta OSN dari SD Negeri Gandasoli, Kecamatan Cireunghas. Ia tak kuasa menahan air mata ketika kompetisi usai karena tidak dapat menuntaskan seluruh soal yang tengah dikerjakannya. Dalam keterangannya pada Selasa (10/6/2026), Nadya mengaku sempat optimis listrik akan segera menyala.
“Saya kira sebentar, tapi ternyata pas kurang 15 menit lagi saya agak gelisah. Soal yang diselesaikan baru 30 lebih dari 60 soal,” ujarnya.
Pemadaman terjadi saat sesi ketiga atau sesi terakhir OSN mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial yang berlangsung pukul 13.00 hingga 14.00 WIB. Aliran listrik di sekolah tiba-tiba padam, membuat peserta tidak dapat melanjutkan ujian hingga batas waktu berakhir. Pengawas OSN di lokasi, Isop Sopiah, menjelaskan bahwa pihaknya sempat menunggu aliran listrik kembali normal hingga sesi berakhir, namun tidak kunjung menyala.
“Sesi ketiga dari jam satu sampai jam dua. Nah pas jam dua kurang tiba-tiba mati lampu dan kami tunggu sampai sesi akhir tapi tidak menyala kembali,” katanya.
Di balik tangis Nadya, tersimpan perjuangan panjang yang telah ia lalui. Bersama peserta lainnya, ia telah mempersiapkan diri selama hampir enam bulan untuk mengikuti ajang akademik tingkat nasional tersebut. Namun, seluruh upaya itu harus terhenti akibat gangguan teknis yang tidak terduga.
Akibat insiden ini, tiga siswa SD Negeri Gandasoli yang mengikuti OSN pada sesi tersebut gagal menyelesaikan kompetisi. Pihak sekolah berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi panitia penyelenggara dan instansi terkait agar peristiwa serupa tidak terulang pada pelaksanaan kompetisi berikutnya.
Artikel Terkait
Truk Terguling di Tol Dalam Kota Akibat Kelebihan Muatan, Ratusan Kardus Tepung Berserakan
Presiden Prabowo Buka Munas HIPMI XVIII, Ajak Pengusaha Muda Perkuat Nasionalisme dan Kuasai Pasar Domestik
KPK Periksa Bupati Muara Enim Nonaktif Edison sebagai Tersangka Suap Pengaturan Temuan BPK
AS Serang Target Militer Iran, CENTCOM Sebut sebagai Bentuk Bela Diri