Prabowo Dorong Mobil Buatan Dalam Negeri, Penjualan Motor Nasional Justru Anjlok

- Kamis, 11 Juni 2026 | 08:15 WIB
Prabowo Dorong Mobil Buatan Dalam Negeri, Penjualan Motor Nasional Justru Anjlok

Presiden Prabowo Subianto kembali menyerukan pentingnya kemandirian industri otomotif nasional, khususnya dalam memproduksi mobil buatan dalam negeri. Seruan tersebut menjadi salah satu berita yang paling banyak dibaca di kanal otomotif pada Rabu, 10 Juni lalu. Dalam pidatonya di hadapan para pengusaha muda, ia menekankan bahwa setelah 81 tahun merdeka, Indonesia sudah saatnya memiliki mobil rancang bangun sendiri.

Di sisi lain, data penjualan sepeda motor domestik justru menunjukkan tren sebaliknya. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) melaporkan bahwa distribusi motor pada Mei 2026 hanya mencapai 479.388 unit, atau turun 7,98 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, sektor ekspor justru mencatatkan pertumbuhan positif. Pengiriman motor dalam bentuk utuh atau completely built up (CBU) naik 4,48 persen menjadi 54.759 unit pada periode yang sama.

Sementara itu, pemberitaan mengenai operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Muara Enim, Edison, juga menyita perhatian publik. Ia terjaring OTT terkait dugaan suap proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah daerah. Meskipun KPK menyita uang dan aset senilai hampir Rp2 miliar, data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Edison menunjukkan total kekayaannya mencapai Rp16 miliar, yang sebagian besar berupa tanah dan bangunan. Dalam catatan kepemilikan kendaraan, ia hanya tercatat memiliki dua unit mobil.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar