Sebuah kapal kargo berbendera Singapura terbalik di Laut China Selatan pada Jumat lalu. Perairan itu, seperti kita tahu, tak pernah lepas dari ketegangan. Dua awak dikonfirmasi tewas, sementara empat lainnya masih hilang hingga berita ini diturunkan.
Untungnya, ada kabar baik di tengah musibah. Lima belas orang berhasil diselamatkan. Mereka semua warga Filipina, dan operasi penyelamatan dilakukan oleh kapal-kapal Penjaga Pantai China.
Menurut otoritas Filipina, sinyal darurat dari M/V Devon Bay pertama kali terdengar pada Kamis malam. Waktunya sekitar pukul setengah sembilan waktu setempat. Kapal itu mengirimkan panggilan minta tolong sebelum akhirnya kehilangan kontak.
Meski mengibarkan bendera Singapura, ternyata seluruh 21 awak di kapal tersebut berasal dari Filipina. Fakta ini menambah nuansa tersendiri pada insiden di perairan sengketa itu.
Artikel Terkait
Jakarta Tenggelam: 121 RT dan 16 Ruas Jalan Masih Terendam Banjir
Tiga Warga Terluka Akibat Pohon Tumbang Diterjang Hujan Deras di Senen
Hakim Bebaskan Mahasiswa Riau, Tiga Aktivis Lain Tetap Ditahan
Cipamingkis Meluap, Bekasi Siaga Banjir Kiriman