Sayangnya, pagi ini tidak membawa perbaikan. Malah sebaliknya. Hujan yang turun kembali membuat genangan cenderung naik, bukannya surut.
"Masih sama, malah cenderung naik karena hujan lagi," tuturnya singkat.
Di sisi lain, kabar baiknya adalah tidak ada laporan korban jiwa. Meski begitu, ratusan warga harus meninggalkan rumah mereka. Sebanyak 160 orang dari 16 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman yang sudah disiapkan petugas.
Banjir bukan satu-satunya masalah. Cuaca ekstrem semalam juga menyebabkan sebatang pohon waru besar tumbang di Pakuhaji. Pohon setinggi 25 meter dengan batang selebar 2 meter itu menimpa dua rumah warga di Kampung Kebon Cabe, Desa Gaga. Kerusakan materil pasti ada, tapi untungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Menghadapi situasi ini, aparat bersama instansi terkait langsung bergerak. Mereka mendirikan empat posko siaga bencana. Titik-titiknya tersebar, antara lain di Polres Metro Tangerang Kota, Kantor Damkar Benda, hingga ke Kantor Satpol PP di Teluknaga dan Kampung Alar Indah, Pakuhaji.
Upaya penanganan pun dilakukan secara menyeluruh. Mulai dari evakuasi warga, pengalihan lalu lintas di titik rawan, hingga pembersihan puing pohon tumbang. Koordinasi dengan Pemda, BPBD, dan PLN juga terus berjalan. Tak ketinggalan, patroli pengamanan dan pemeriksaan kesehatan dasar bagi pengungsi oleh puskesmas setempat.
Artikel Terkait
Honda T360, Mobil Pick Up Pertama yang Tancap Gas di Indonesia pada 1963
KPK Tangkap Bupati Rejang Lebong dan 6 Orang Lain dalam OTT Dugaan Suap Proyek
Pakistan Berlakukan Kerja 4 Hari dan Perpanjang Libur Sekolah Imbas Lonjakan Harga Minyak
Alisson Absen, Liverpool Hadapi Galatasaray Tanpa Kiper Utama