Pasukan ini terutama disiapkan untuk mengantisipasi banjir rob di kawasan pesisir utara Jakarta. Mereka akan bergerak jika situasi mengharuskan.
Di sisi lain, masyarakat pun diminta untuk tidak tinggal diam. Kewaspadaan harus ditingkatkan. Warga diimbau untuk berhati-hati dan memantau perkembangan ketinggian air secara mandiri.
Caranya bisa melalui situs web resmi atau lewat aplikasi JAKI. Jika menemui kondisi darurat, hubungi saja nomor 112. Informasi itu penting agar bantuan bisa tepat sasaran dan cepat.
Peringatan dini sebenarnya sudah lebih dulu dikeluarkan oleh BPBD DKI. Mereka memprediksi hujan lebat hingga sangat lebat akan terjadi pada tanggal 22 hingga 24 Januari 2026. Puncaknya diperkirakan terjadi pada dua hari pertama, yaitu 22 dan 23 Januari.
Cuaca seperti ini, tentu saja, berisiko tinggi. Dampak hidrometeorologi seperti genangan dalam hingga banjir sangat mungkin melanda beberapa wilayah. Jakarta bersiap, dan warganya diharapkan ikut waspada.
Artikel Terkait
Honda T360, Mobil Pick Up Pertama yang Tancap Gas di Indonesia pada 1963
KPK Tangkap Bupati Rejang Lebong dan 6 Orang Lain dalam OTT Dugaan Suap Proyek
Pakistan Berlakukan Kerja 4 Hari dan Perpanjang Libur Sekolah Imbas Lonjakan Harga Minyak
Alisson Absen, Liverpool Hadapi Galatasaray Tanpa Kiper Utama