Gempa berkekuatan 6,2 magnitudo mengguncang kawasan Vilyuchinsk di Rusia. Getarannya cukup kuat, tapi untungnya, BMKG sudah memastikan bahwa gempa ini tak berpotensi tsunami untuk wilayah kita di Indonesia.
Menurut rilis yang dikeluarkan BMKG Kamis lalu, episentrum gempa berada sekitar 128 kilometer di utara Vilyuchinsk. Tepatnya di koordinat 51,79°LU dan 158,552°BT. Gempa itu sendiri terjadi di kedalaman 52,2 kilometer kategori gempa dangkal.
Nah, soal penyebabnya, gempa ini didorong oleh aktivitas subduksi lempeng di Palung Kurile-Kamchatka. Mekanismenya adalah thrust fault, atau patahan naik. Intinya, tekanan lempeng di zona itu yang akhirnya lepas.
Daryono, selaku Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, menegaskan hal yang sama. Dia bilang, masyarakat pesisir Indonesia tak perlu khawatir.
Artikel Terkait
KontraS: Serangan terhadap Andrie Yunus adalah Marabahaya bagi Demokrasi
AS Tawarkan Hadiah Rp168 Miliar untuk Informasi Penangkapan Petinggi Iran, Termasuk Mojtaba Khamenei
PJT II Pastikan Layanan Air Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026
Abu Janda Diperintahkan Keluar Studio Usai Debat Sengit Soal Palestina