Hujan yang mengguyur sejak pagi itu akhirnya membanjiri Jalan DI Panjaitan di Jatinegara, Jakarta Timur. Genangan air sempat mencapai ketinggian 40 hingga 50 sentimeter, bikin lalu lintas langsung macet total. Kendaraan mengular panjang, dari arah UKI sampai Cawang.
Untungnya, sekitar pukul tujuh lewat empat puluh lima malam, air mulai surut. Menurut pantauan di lokasi, hanya tersisa sedikit genangan di sekitar persimpangan menuju Sunter dan Kalimalang. Perlahan, arus kendaraan pun kembali normal. Antrean panjang tadi sudah tidak terlihat lagi.
Namun begitu, situasi belum sepenuhnya lancar.
Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Ika Agustin, menjelaskan langkah antisipasi yang diambil pihaknya.
"Untuk mengantisipasi genangan susulan di Jl D.I. Panjaitan, kami kerahkan 3 unit pompa mobile sejak Kamis malam ini,"
Pengerahan pompa itu dilakukan untuk mencegah banjir susulan hingga keesokan harinya.
Di sisi lain, meski air sudah surut, kemacetan masih terjadi di beberapa titik. Menjelang persimpangan, kendaraan tetap padat. Penyebabnya, proyek galian yang masih memakan hampir dua ruas jalan, menyempitkan arus lalu lintas yang sudah kembali ramai.
Sementara itu, kondisi di sepanjang jalan menuju PGC Cililitan juga mulai ramai. Tapi setidaknya, di sana sudah tak ada lagi sisa-sisa genangan air. Situasinya jauh lebih baik dibandingkan kondisi siang hari, ketika hujan deras mengguyur kawasan itu.
Artikel Terkait
Pemadaman Listrik Satu Jam di Jakarta Hemat 96,91 MWh, Harga Telur Justru Turun
Lansia di Klungkung Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Terlilit Utang Rp68 Juta
Brasil vs Maroko: Daftar Pemain Resmi untuk Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026
Produsen Inaco Patok Harga IPO Rp900–Rp1.120 per Saham, Targetkan Dana Rp392 Miliar