Genangan Air Halangi Akses ke Stasiun Halim, Penumpang Whoosh Diimbau Cari Jalur Lain

- Kamis, 22 Januari 2026 | 18:45 WIB
Genangan Air Halangi Akses ke Stasiun Halim, Penumpang Whoosh Diimbau Cari Jalur Lain

Genangan air kembali muncul di Jakarta Timur, kali ini menghambat akses menuju Stasiun Halim. Lokasinya tepat di Jalan D.I. Panjaitan, yang jadi pintu masuk utama stasiun itu. Akibatnya, perjalanan calon penumpang kereta cepat Whoosh berpotongan terganggu.

Menyikapi hal ini, KCIC selaku operator langsung mengeluarkan imbauan. Mereka meminta masyarakat yang hendak naik kereta cepat untuk berangkat lebih awal dan mempertimbangkan rute lain.

Eva Chairunisa, General Manager KCIC, menjelaskan lebih detail.

"Kami imbau calon penumpang Whoosh untuk mengatur waktu perjalanan ke Stasiun Halim dengan lebih longgar. Pertimbangkan juga pakai jalur alternatif, supaya terhindar dari keterlambatan karena genangan di Jalan DI Panjaitan itu," ujar Eva kepada awak media, Kamis (22/1/2026).

Sebagai solusi, dia menyarankan untuk masuk lewat exit tol Halim atau memanfaatkan LRT. Rute alternatif itu diharapkan bisa menghindarkan penumpang dari kemacetan parah.

Soal jadwal, ada kelonggaran yang diberikan. Penumpang masih bisa melakukan reschedule perjalanan mereka maksimal 15 menit setelah jadwal keberangkatan seharusnya. Syaratnya, prosesnya harus langsung dilakukan di loket stasiun.

Di sisi lain, operasional kereta cepat Whoosh sendiri disebutkan tetap berjalan normal. Eva menegaskan tidak ada keterlambatan pada perjalanan keretanya. Hanya saja, jika hujan turun dengan intensitas tinggi di sepanjang jalur, kecepatan kereta akan dibatasi. Langkah ini semata-mata untuk jaga keselamatan.

"Pemantauan kondisi cuaca dan akses jalan terus kami lakukan," tambah Eva.

Ia juga berjanji setiap pembaruan informasi akan disampaikan lewat kanal komunikasi resmi perusahaan, agar masyarakat bisa mengakses info yang akurat.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar