Di tengah keramaian Forum Ekonomi Dunia di Davos, Donald Trump membuat klaim mengejutkan. Mantan presiden Amerika Serikat itu menyatakan Vladimir Putin telah setuju bergabung dengan Dewan Perdamaian, sebuah inisiatif yang digagasnya sendiri. Padahal, dari Moskow, nada yang terdengar sangat berbeda.
"Dia diundang, dia telah menerimanya," ujar Trump kepada para wartawan, dengan nada penuh keyakinan.
Ia menambahkan, banyak pemimpin dunia lain yang juga sudah menerima undangannya. Meski begitu, siapa saja nama-nama itu, Trump tak merincinya. Klaim ini langsung menimbulkan tanda tanya, mengingat sifat proposalnya yang memang kontroversial.
Ketika ditanya soal kritik karena menjangkau tokoh-tokoh dari rezim non-demokratis, Trump tampak tak terlalu ambil pusing. Beberapa di antaranya memang "kontroversial", akunya. Tapi ia berargumen, "kalau saya cuma menempatkan semua 'bayi' dalam dewan itu, ya hasilnya tidak akan banyak."
Namun begitu, realitas di lapangan ternyata tak semulus klaim Trump. Hanya sehari sebelumnya, di Moskow yang dingin, Vladimir Putin menyampaikan sikap yang jauh lebih berhati-hati.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Pastikan Pasar Daging Tak Sepi Meski Ada Ancaman Mogok
Gubernur Pramono Anung Ingatkan Bank Jakarta: IPO Bukan Cuma Soal Angka
Sopir Angkot Bogor Berdemo, Tolak Rencana Penghapusan Kendaraan Tua
Sukamta Kecam Israel: Penghancuran Markas UNRWA Lukai Nurani Kemanusiaan