Lima rute baru itu mencakup beberapa wilayah. Misalnya, rute untuk Yayasan Pendidikan Anak Cacat di Ciledug, lalu rute zonasi yang menghubungkan Rusun Rawa Bebek ke Rorotan. Ada juga rute dari Kampung Rambutan menuju Lebak Bulus, serta Permata Hijau-Lebak Bulus. Rute Cawang-Cipinang via Jatinegara juga termasuk dalam daftar.
Soal fasilitas, bus-bus ini jelas punya keistimewaan. Dilengkapi dengan lift khusus kursi roda dan didampingi awak yang terlatih. Untuk bus ukuran medium, bisa mengangkut empat kursi roda plus sembilan penumpang biasa. Sementara versi mikro busnya memiliki kapasitas dua kursi roda dan tujuh kursi penumpang.
Syafrin menambahkan satu poin penting.
Dengan adanya pendamping ini, diharapkan perjalanan anak-anak dari rumah ke sekolah bisa berlangsung lebih lancar dan tentu saja, aman. Langkah Pemprov DKI ini patut diapresiasi, meski tantangan operasional di lapangan nantinya pasti ada. Yang jelas, upaya menuju Jakarta yang benar-benar inklusif perlahan tapi pasti, mulai terlihat nyata.
Artikel Terkait
Kapolri Resmikan 57 Jembatan Merah Putih Presisi di Sumsel, Permudah Akses Warga
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas ke Besuk Kobokan
AS Setujui Penjualan Darurat 12.000 Bom ke Israel Senilai Rp2,4 Triliun
Kapolri Pimpin Penanaman Jagung Serentak untuk Dukung Program Pangan Prabowo