Kabar itu benar-benar mengejutkan warga Serpong, Tangerang Selatan. Belasan siswa sekolah dasar menjadi korban pencabulan oleh gurunya sendiri. Peristiwa yang memilukan ini tentu saja membuat banyak pihak, terutama para orang tua, merasa terperanjat dan marah.
Tak tinggal diam, orang tua korban segera melaporkan kejadian ini ke polisi. Upaya penyelidikan pun berjalan cepat. Hasilnya, polisi berhasil menangkap seorang guru laki-laki berinisial YP (54) pada Senin malam lalu.
Seiring proses pemeriksaan yang intensif, sedikit demi sedikit fakta-fakta kelam di balik kasus ini mulai terungkap.
Korban Berasal dari Satu Kelas yang Sama
Awalnya, laporan yang masuk menyebutkan ada 13 siswa dari sebuah SD di Serpong yang menjadi korban. Orang tua mereka tidak hanya melapor ke polisi, tapi juga membawa persoalan ini ke Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Kepala UPTD PPA Tangsel, Tri Purwanto, mengonfirmasi hal itu.
"Kemarin yang datang orang tua ada 13 orang. Korban yang lapor ke Polres 9 orang. Kejadian dilakukan pencabulan terhadap anak," jelasnya pada Selasa (20/1/2026).
Tri menambahkan sebuah detail yang membuat hati miris: semua korban ternyata berasal dari satu kelas yang sama. Mereka adalah anak-anak berusia 10 hingga 11 tahun. Meski belum memaparkan detail kejadiannya, ia dengan tegas membenarkan, "Iya, mereka sekelas."
Artikel Terkait
Polri Luncurkan Satuan Khusus Perempuan dan Anak di 11 Wilayah Percontohan
31 Keluarga Terakhir di TPU Kebon Nanas Diberi SP-2, Ada yang Masih Bongkar Bangunan
Prabowo dan Pelaku Bisnis Inggris Bahas Peluang Investasi di Lancaster House
Dua Pria Diciduk Polisi Usai Transaksi Gelap 203 Butir Tramadol di Tangerang