"Awalnya cuma dengar suara gaduh dan teriakan. Lalu ada gebrakan di pagar," kenangnya.
Saat menengok, dia melihat cucu korban menggoyang-goyangkan pagar rumah dengan panik.
"Saya keluar tanya ada apa. Dia bilang, 'ibunya digorok'. Saya kira ibunya yang kena. Eh, ternyata yang terluka adalah neneknya, EN," lanjut Nurlela yang ditemui Senin (19/1) pagi.
Narasi Nurlela semakin lengkap. Dia menyebut korban sempat muncul ke depan rumah, tangannya menekan kuat leher yang berlumuran darah. Hanya sebentar, EN lalu masuk kembali.
Kekacauan pun memuncak. Anak dan menantu korban berhamburan keluar, berteriak minta pertolongan. Jeritan cucunya yang masih kecil memenuhi udara, menambah suasana panik yang sudah ada.
"Semuanya berteriak. Sangat mencekam," imbuhnya, menggambarkan kepanikan yang sempat melanda lokasi kejadian sebelum bantuan tiba.
Artikel Terkait
Indonesia Kecam Israel Hancurkan Markas UNRWA di Yerusalem
Menteri Ara Sambangi KPK Bahas Lahan Meikarta untuk Rusun Bersubsidi
Pria Dilaporkan Perkosa, Balik Lapor Korban Diduga Tipu Rp 98 Juta
Larry, Pejabat Berbulu yang Curi Perhatian Saat Prabowo Bertemu Starmer