"Apabila tidak ada perubahan, batch awal direncanakan tiba pada akhir Januari 2026 dan akan menjadi bagian dari tahapan awal pengenalan serta integrasi alutsista tersebut di lingkungan TNI AU," ujarnya menambahkan.
Sayangnya, jangan tanya soal detail teknis untuk saat ini. Kemhan tampaknya masih menutup rapat. Pertanyaan sederhana seperti berapa unit yang akan datang pun belum mendapat jawaban yang gamblang.
Rico hanya berjanji, semua rincian akan diumumkan belakangan. "Untuk jumlah unit dan detail teknis kedatangan, akan kami sampaikan lebih lanjut pada waktu yang tepat setelah seluruh proses koordinasi dan persiapan dinyatakan final," ungkapnya.
Jadi, intinya kita tunggu saja. Kabar di media sosial memang kerap mendahului, tapi realitas di lapangan punya ritmenya sendiri.
Artikel Terkait
Dokter Richard Lee Ditahan Usai Bolos Pemeriksaan Demi Live TikTok
TNI AL Gelar Latihan Tempur Pertahanan Udara di Perbatasan Kalimantan Utara
Nenek 70 Tahun Tewas Tertindas Roda Truk Usai Ojol Terserempet di Koja
Tito Karnavian: Bantuan Cepat Tergantung Data Lengkap dari Daerah