Semua berawal dari pengawasan ketat di Perumahan Gading Serpong. Setelah mendapat laporan, petugas memantau lokasi dan akhirnya melakukan penggeledahan pada Kamis, 8 Januari. Hasilnya, tidak tanggung-tanggung.
"Saat itu tim mengamankan 14 warga negara asing," ujar Yuldi. Rinciannya, 13 orang berasal dari China dan satu lagi berkewarganegaraan Vietnam.
Namun begitu, operasi tak berhenti di situ. Beberapa hari kemudian, tepatnya pada Sabtu (10/1) dan Jumat (16/1), tim kembali bergerak. Mereka menangkap tujuh, lalu disusul empat WNA asal China di lokasi berbeda. Totalnya jadi cukup banyak.
Setelah diselidiki lebih dalam, modus mereka terungkap. Sindikat ini menjalankan love scam alias penipuan romansa. Yang menjadi sasaran utama? Kebanyakan justru warga Korea Selatan yang tinggal di luar Indonesia. Mereka dibujuk dari jauh, dieksploitasi secara finansial, tanpa pernah tahu pelaku ternyata beroperasi dari balik pagar perumahan elite di Tangerang.
Artikel Terkait
Guru SD di Serpong Diamankan, Diduga Cabuli Belasan Murid Sekelasnya
Penyelidikan Drone ke Korea Utara: Warga Sipil Didakwa Ukur Radiasi Nuklir
Bupati Pati Tersandung Kasus Jual Beli Jabatan, Uang Rp 2,6 Miliar Diamankan KPK
Suami Gelap Mata, Gorok Leher Istri di Malam Minggu Bogor