Gempa kembali mengguncang wilayah Maluku. Kali ini, getarannya dirasakan di sekitar Kabupaten Maluku Barat Daya. Menurut data terbaru dari BMKG, kekuatan gempa yang semula dilaporkan M 5,1 direvisi menjadi Magnitudo 5,0.
Pusat gempa atau episenternya berada di koordinat 7,37° LS dan 128,49° BT. Atau, kalau mau lebih gampang dibayangkan, lokasinya ada di laut sekitar 116 kilometer arah timur laut dari Maluku Barat Daya.
“Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,37° LS ; 128,49° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 116 Km arah timur laut Maluku Barat Daya, Maluku, pada kedalaman 183 km,” jelas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam rilis tertulisnya Selasa (20/1/2026).
Daryono kemudian memaparkan analisis lebih lanjut. Dengan melihat lokasi dan kedalamannya yang mencapai 183 kilometer, gempa ini dikategorikan sebagai gempa menengah. Pemicunya diduga adalah deformasi atau perubahan bentuk batuan di dalam lempeng Laut Banda.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip),” tambahnya.
Lalu, seberapa kuat guncangannya? Peta estimasi BMKG mencatat, getaran terasa cukup signifikan di Maluku Barat Daya dengan skala III-IV MMI. Artinya, getarannya bisa dirasakan banyak orang di dalam ruangan, bahkan mungkin membuat benda-benda ringan bergoyang. Sementara di Maluku Tengah, dampaknya lebih ringan, sekitar skala II MMI.
Namun begitu, ada kabar baik. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan apa pun yang datang dari wilayah terdampak. Yang lebih penting, gempa dengan kedalaman dan mekanisme seperti ini dinyatakan tidak berpotensi memicu tsunami. Itu sudah dipastikan dari hasil pemodelan.
Monitoring BMKG juga menunjukkan suasana yang relatif tenang pasca-gempa. Hingga pukul 05.35 WIB pagi tadi, belum terdeteksi aktivitas gempa susulan. Warga setempat bisa sedikit bernapas lega, meski kewaspadaan tentu harus selalu dijaga.
Artikel Terkait
Proposal Baru Iran Soal Selat Hormuz Dinilai Tak Bahas Nuklir, Perundingan dengan AS Makin Buntu
PSG Taklukkan Bayern 5-4 di Leg Pertama Semifinal, Luis Enrique Akui Timnya Sempat Keteteran
Proposal Iran soal Selat Hormuz Picu Ketegangan Baru, Trump Tolak Syarat Pencabutan Blokade
Proposal Baru Iran untuk Selat Hormuz Ditolak Keras AS, Perundingan Damai Kian Buntu