IPDN Didesak Jadi Pusat Riset Kebijakan, Dukung Indonesia Emas 2045

- Senin, 19 Januari 2026 | 17:35 WIB
IPDN Didesak Jadi Pusat Riset Kebijakan, Dukung Indonesia Emas 2045

Pandangan serupa datang dari Kepala BRIN, Arif Satria. Ia menegaskan, forum komunikasi yang digelar ini bertujuan menyelaraskan arah riset BRIN dengan prioritas pembangunan nasional dalam RPJMN. Tak cuma itu, sinergi lintas sektor juga digodok untuk membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan.

"Acara ini juga untuk menciptakan solusi berkelanjutan bagi permasalahan bangsa untuk mencapai Indonesia Emas 2045," ungkap Arif.

Ia menambahkan, peran BRIN kedepan diharapkan bisa lebih sentral. Sebagai pusat pengolahan riset, lembaganya diharapkan mampu mendukung program kementerian dan lembaga lain. Harapannya, setiap kebijakan yang dilahirkan benar-benar punya dasar ilmiah yang kuat dan menjawab persoalan di lapangan.

Dengan kolaborasi yang erat antara Kemendagri, IPDN, dan BRIN, pemerintah berharap tata kelola pemerintahan ke depan bisa lebih efektif. Lebih responsif. Dan tentu saja, berkelanjutan.

Acara hari ini sendiri dihadiri sejumlah pejabat tinggi. Tampak hadir Menteri Koordinator PMK Pratikno, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, serta Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara. Hadir pula Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu, bersama sejumlah pihak terkait lainnya. Pertemuan ini, setidaknya, jadi sinyal kuat bahwa pemerintah mulai serius menyatukan langkah antara dunia riset dan kebijakan.


Halaman:

Komentar